Posted in Bloggers' Challenges

#BC68 : Punya Temen Moody-an? 

Tulisan ini dibuat untuk menyelesaikan tantangan Bloggers’Challenges yang ke-68 dari Kak Rina dengan topik “Cara Menghadapi Temen Moody-an”. 

Duh, ngomongin temen yang moody-an padahal aku sendirinya juga moody-an. Jadi, kek mana ya? Okelah kita bahas. 

Bagaimana kalau kita punya temen moody-an? 

Punya temen apapun It’s okay aja lah ya. Bagaimana pun sikap temen, ya kita harus nerimain. Kalo nggak bisa nerima, nantinya temen berkurang, banyak sakit hati dan lain-lain. 

Cara menghadapinya gimana? 

Kalo ada temen yang moody-an yang kadang suka ceria, kadang jadi pendiam, tiba-tiba di tanya gak di jawab, sinis, dan segala macem, kita harus levih extra perhatian sama dia. Dalam artian, lagi gimana kondisi dia itulah sikap yang kita keluarkan buat dia. Misal, dia lagi ceria, nih. Kita juga harus menunjukkan sikap yang ceria juga. Itu artinya, dia lagi seneng. Kalo tiba-tiba jadi pendiam, gak bisa di ajak ngomong  artinya dia ada sedikit masalah. Usahakan bertanya dulu. Tunjukkan kalo kita peduli sama dia. Yang ikhlas tapi lho, ya. Tapi, kalo dia jawabnya geleng-geleng kepala, keliatan marah, udah stop jangan nanya-nanya lagi. Tapi, biasanya gak akan lama. Iya, kalo aku gak akan lama. Hehe. Nanti, ajak dia lagi, tanya dia lagi, usahakan mood dia baik lagi. Begitu. Jadi, kalo kita ingin punya temen banyak, harus nerima sifat temen yang memang sifatnya berbeda dengan kita. Kita  yang harus lebih peka dengan sikap temen. Jangan sampe kita nuntut mereka, harus punya sifat kaya kita. Kan setiap orang beda-beda. Wajarlah kalo sifat si A gini sifat si B gitu. Kita harus nerima. Kita yang harus bisa menyesuaikan dengan si A, bisa menyesuaikan juga dengan si B. Yang intinya jangan sampe pengaruh buruk dari orang-orang nempel dari kita. Setiap orang punya sifat baik dan buruknya, kan. Nah, sifat baik dari temen yang kita ambil, sedangkan yang buruknya buang. Gitu, shay. 

Informasi dikit, sebenernya ini aku tulis di buku tanggal 22 Januari 2018, di waktu luangku. Karena aku kembali mencari ilmu lagi. Kali ini di Bekasi. Bukan Jogja lagi. Metropolitan bangetlah di sini. Kemarin, aku sempet ke Swalayan buat beli lemari, kasur dan kawan-kawannya. Maasyaa Allah ya penuh mobil dan motor berlalu lalang, dengan klakson saling bersahutan. Begitulah Bekasi. Tapi, alhamdulillah di Pondokku adem banget. Gak sesuai ekspektasiku juga. Ekspektasiku di pondok ini bakalan panas. Tapi, ternyata enggak. Niat ngasih info dikit, kok malah banyak, ya? Hehe. Yaudah lah ya terimakasih. 

Syukron. 

Thank you. 

Hatur nuhun. 

Advertisements

Author:

Assalamu'alaikum. Aku Fetti Lestari. Suka menulis tapi belum pandai menulis dan bercita-cita menjadi penulis, sekaligus traveller yang mempunyai CEO Muslim Wedding Organizer dan bisa menjadi public speaker. Salam Komorebi, Salam Lestari.

5 thoughts on “#BC68 : Punya Temen Moody-an? 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s