Posted in Travel

Kajian Backpacker 

25 Desember 2017 
Sesuai rencana, setelah selesai tes di Yayasan Kuntum Indonesia, kita akan menghadiri Kajian Ust. Adi Hidayat di Masjid Trans Studio Bandung. Untuk itu kita di bagi 2 kelompok. Ada yang langsung ke TSB dan ada juga yang pulang dulu untuk menyimpan barang di rumah Teh Dini di Buah Batu. Karena tempat Kuntum ini lumayan termasuk kampung, jadinya susah mencari Grab. Setelah beberapa lama kemudian, nu driver buat ngantar ke TSB. Tapi untuk pulang ke rumah Teh Dini gak ada. Banyak yang cancel pesanan, ada juga yang okay tapi mobilnya gak okay karena mobil Ayla sedangkan kita berempat dan bawa barang banyak banget. Teh Dini juga sudah pulang duluan karena harus jemput Teh Firda di Soreang. Belajar sabarlah kita di sana. Mana belum makan. Alhamdulillah, ada Kak ST yang selalu senantiasa menghibur kita semua. Karena tidak ada Abang Grab yang rela jemput kita akhirnya aku dan Kak Aisyah pergi nyari angkot. Cukup dekat. Akhirnya ada angkot, tapi dia minta 300k. Oh no. Abis laaah uangku. Qadarullah, ada orang yang mau bantu kita. Sebenernya budget kita 100k tapi tak apalah si Mang nya minta 170k. Orang yang bantu kita bukanlah mang angkot. Pemuda biasa di sana tapi sepertinya dia punya temen yang supir angkot. Jadi begitulah. Alhamdulillah. Barakallahu fiikum. Akhirnya kita naik dengan membawa koper sebanyak itu, Kak ST mengancam mereka yang menitip koper ini, kalo mau koper ini aman haruslah mereka menempati kita tempat duduk paling depan. Wajib itu. Kalo enggak, Koper jadi sasaran. Katanya. 

Seberapa banyakkah tas dan koper ini?
Menggeser dari rencana, kita tiba di rumah Teh Dini ba’da ashar, sedangkan kita harus tiba di TSB sebelum maghrib, waktu yang sempit. Alhamdulillah Teh Dini udah nyiapin cireng sama kentang goreng buat mengganjal perut yang demo karena kelaparan ini. Sesudah itu kita langsung berangkat ke TSB ber-6. Nambah Teh Firda. Masya Allah adem rasanya jalan sama orang-orang baru ini. Udah kaya kenal lama. 

Booom!!! Nyampe di TSB penuh banget nyampe halaman masjid. Kita juga gak dapet tempat paling depan. Tapi, alhamdulillah dapet ilmu. 

Ust. Adi Hidayat, Lc.,


Para Kajian Backpacker
  Setelah selesai kajian di sana kita pergi untuk makan, karena perut belum juga diisi. Habis makan di lanjut lagi ngejar kajian Ust. Adi di Kota Baru, Parahyangan tepatnya di Masjid Ar-Rahman. Kita pesen 2 grab untuk ber-13 orang kalo gak salah. 

Di sana kita bermalam, sambil Mabit juga. Kajian Ust. Adi nya ba’da Shubuh. Sayang, aku lagi udzur jadi tidak bisa sholat Qiyamul Lail. Senangnya bisa nambah saudara, nambah temen. Di sana aku berkenalan dengan orang Purwakarta, cantik sekali akhlaknya masya Allah. Dia sendiri ke Bandung. Baik banget. Ada seorang ibu juga yang ngajak bercerita tentang anaknya, tentang akhlak pemuda jaman sekarang ah banyak bercerita aku sama mereka. Syukron antunna semuanya. Barakallahu fiikum. 

Advertisements

Author:

Assalamu'alaikum. Aku Fetti Lestari. Suka menulis tapi belum pandai menulis dan bercita-cita menjadi penulis, sekaligus traveller yang mempunyai CEO Muslim Wedding Organizer dan bisa menjadi public speaker. Salam Komorebi, Salam Lestari.

2 thoughts on “Kajian Backpacker 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s