Posted in Self Challenge

Challenge #28 : My Last Day in Jogja? 

Ini cerita lanjutan dari yang kemarin. 

Allah lagi-lagi buat aku terpesona, Allah begitu sayang, sekalipun itu orang yang penuh dosa. Aku misalnya. Begitulah Maha Rahman-nya Allah. Alhamdulillah wa syukurillah. Allah tidak membuatku berlama-lama menunggu Trans Jogja. Belum 5 menit, TJ yang aku naiki datang. Aku menuju terminal Giwangan untuk transit ke 4B menuju UIN. Jalan menuju Giwangan banjir, hujan pun masih dengan setia menumpahkannya pada bumi. 

Terlihat genangan air

Masih ada orang yang rela hujanan demi mengamankan lalu lintas
Setelah turun di Halte Giwangan, aku bertemu teman kamarku, Nail, ia baru pulang dari UIN. Berniat mau cerita, trayek 4B sudah datang. Subhanallah, aku tidak perlu menunggu lama. Alhamdulillah. Aku pun naik TJ tersebut. 

Dingin dari AC nya gak kuaaaaaat
Kosong

Tanpa di luar dugaan aku tiba di UIN pukul 15.25. Padahal aku kira bakal melebihi jam 4. Alhamdulillah masih ada waktu untuk belajar dulu. Tapi, tak lama kemudian Miss Nana datang. 

“No problem if you want study first, i want pray first”

“Oh okay, I’m on periode. So, i will study”

Miss Nana pun pergi untuk sholat Ashar. Tidak terlalu jauh jaraknya. Karena aku ujian di Masjid UIN, tidak jadi ke Monalisa Cafe dekat UNY itu. 

Deg-degan banget soalnya takut gak bisa. Pas lagi baca dengan mimik serius Miss Nana datang dan langsung menasehatiku. 

“Hey, jangan terlalu serius lah. I think it easy for you”

Duh mudah-mudahan aja sih, seperti itu. Untuk ujian tulisnya tidak diberi waktu. Aku pun mengerjakan soal-soal sebanyak 20 itu. Cukup mudah. Hanya saja aku lupa tentang negara, bahasanya dan juga orangnya. Untuk ujian lisannya aku di beri waktu 2 menit untuk persiapan dengan tema “Opini tentang Yogyakarta”. Juga diberi waktu untuk bicara selama 5 menit. Alhamdulillah lancar semuanya walaupun ya sedikit berbelat-belit aku bicaranya. Haha. 

Setelah itu Miss Nana pamit pulang dan bertanya aku mau pulangnya kapan. Oh iya, sebelumnya aku bercerita tentang misi aku. Tentang kepulanganku. Tentang semuanya. Yang tidak pernah aku ceritakan kepada orang-orang se-pondok. Teman kamar pun belum tahu. 

Selesai ujian langsung selfie. Maafkan mukaku kucel sekali
Aku bilang ke Miss Nana kalo aku pengen makan di luar. Eh akhirnya di ajak Miss Nana buat makan bareng. Alhamdulillah. Nikmat Allah manakah yang kamu dustakan, Fet? Aku makan di Warung Seblak Sundanese dekat UIN, menunya ada Geprek Keju. Kebetulan aku mintanya sama Miss Nana pengen makan Geprek Keju. 

Geprek with Mozzarella
Cukup kenyang. Tapi, menurutku bumbunya kurang. Dan Mozzarella nya itu lho, beuuuuh. Cukup dengan membayar 18k, kita sudah mendapatkan es teh plus nasi. Nikmat. Setelah itu Miss Nana mengantarkan aku ke Halte. Aku menaiki 1A untuk transit ke Malioboro menggunakan 3A. Lagi-lagi aku tidak perlu menunggu terlalu lama. Alhamdulillah. 

Suasana TJ di sore menjelang malam itu
Suasana Jogja, mungkin aku akan rindu
Malam di Jogja kali ini sedikit sendu. Entah kenapa. Lagu yang selalu mengiri di bus ini biasanya lagu-lagu Noah atau Peterpan, kesukaanku. Tapi, sekarang lain. Membuat aku enggan untuk meninggalkan Jogja. Ah kasih Jogja. Aku akan kembali.  

Hidup ini penuh misteri, tak perlu banyak penjelasan. Cukup Pamit dan ucapkan selamat tinggal. 

Advertisements

Author:

Assalamu'alaikum. Aku Fetti Lestari. Suka menulis tapi belum pandai menulis dan bercita-cita menjadi penulis, sekaligus traveller yang mempunyai CEO Muslim Wedding Organizer dan bisa menjadi public speaker. Salam Komorebi, Salam Lestari.

5 thoughts on “Challenge #28 : My Last Day in Jogja? 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s