Posted in Bloggers' Challenges

#BC58 : BERTEMU TEMAN BARU

Tulisan ini dibuat untuk menyelesaikan tantangan #Bloggers’Challenges ke-58 dari aku sendiri dengan topik “Cara Kamu Bertemu Teman Baru”. 

Sebenarnya aku paling susah dalam hal bersosialisasi bahkan berkenalan dengan teman baru. Butuh waktu berbulan-bulan untuk aku bisa menunjukkan diriku yang sebenarnya. Saat SD, temanku sedikit. Jarang banget aku berkumpul dengan teman-teman sebayaku. Di sekolah mungkin hanya sama De Iki, saudara sepupuku. Di lingkungan rumah, aku hanya bermain dengan Wina, adikku dan Muti tetanggaku. Kadang main sama Cici, tetanggaku juga. Tapi, kita sering banget berantem. Entah gara-gara apa. Maaf ya, Ci. Hehe. 

Saat kelas 3, aku pindah ke Banjar, dan ini menjadi sebuah kesulitan bagiku. Aku bener-bener jadi pendiam. Tapi, memang pendiam, sih. Ungtungnya ada temanku yang sok kenal banget namanya Eva. Hahaha. Aku ketemu dia di sekolah agama yang ternyata kita juga satu sekolah. Dia selalu gelitikkin kaki ku, saat kita pertama kali bertemu. Apa maksud coba? Sebenernya aku kesel, sih. Tapi, dia berusaha banget untuk akrab denganku saat itu. Mulai kelas 5 aku lumayan bisa menjadi orang yang gak pendiam. Aku mulai bisa berkomunikasi lebih aktif dengan teman-teman. 

SMP, ketemu teman baru lagi. Lagi-lagi aku gak berani untuk menjadi orang yang asyik gitu. Tahun pertama aku tetap jadi pendiam. Aku menjadi terus-terusan sakit hati. Karena aku merindukan sahabatku yang selalu menemani saat SD. Di tahun kedua, aku ingin berubah. Aku mencoba harus lebih aktif. Alhamdulillah, aku bisa bergaul seperti yang lain. Bahkan temanku, yang sekelas ketika kelas 1 bilang “Fet, kamu berubah ya sekarang. Dulu kamu pendiam banget, eh ternyata kamu orangnya pecicilan”. Hahaha. Ada juga temen-temen aku yang gak tau Fetti Lestari. Mereka selalu menganggap kalo aku pindahan. Huftt. Saking gak pernah bergaulnya. 

Saat SMA, pindah sekolah lagi. Bahkan pindah kota. Balik ke Tasikmalaya, kota asal. Disini aku tinggal di asrama, mondok. Otomatis, hari-hariku selalu dengan teman. Gak pernah nggak. Dan aku berusaha banget banget buat cara bergaulku sama aktifnya ketika SMP. Tapi, alhasil susah. Butuh beberapa bulan untuk aku akrab banget dengan teman kamar, teman pengajian, teman se-angkatan, teman sekolah. Alhamdulillah gak lama-lama kaya di SMP. Hehehe. Bahkan saat SMA aku famous dikit gara-gara ikutan terus lomba. Alhamdulillah pengalaman baru buatku. 

Nah, sekarang, pindah kota lagi. Ke Yogyakarta. Mungkin karena aku juga yang udah gede. Aku emang gede. Hehe. Aku lebih mudah untuk beradaptasi. Lumayan berkurang waktu untuk beradaptasiku. Cukup 1 mingguan lah. Dari beberapa pengalaman itu, aku baru tau, harus ada trik dan tipsnya untuk berteman. Aku akan sedikit memberi tau apa aja yang aku lakukan saat bertemu teman baru. Cekidot! 

1. Senyum

Senyum menunjukkan bahwa kita friendly, jadi enak buat diajak ngomong. Teman SMPku pernah bilang “Fet, aku tuh sempat berpikiran bahwa kamu judes banget. Soalnya kamu tuh gak pernah senyum. Eh ternyata pas udah kenal deket, orangnya baik”. Ya, gara-gara gak pernah senyum aku gak punya teman banyak. Mempengaruhi juga ya. 

2. Tatapan mata

Ini yang harus dijaga menurutku. Jangan seperti orang yang menyelidik teman barunya, yang selalu liatin dia dari ujung jilbab sampe ujung sepatu. Coba tunjukkan kalo kita itu ramah, kita menyambut pertemanan dengan hangat. Soalnya aku pernah bertemu teman baru, tapi dia itu tatapan matanya mengerikan. Kaya orang judes, mengintimidasi, dan kaya gak suka lihat aku atau berteman denganku. Tapi, setelah kenal dekat, ternyata tidak seburuk yang aku kira. 

Eh atau ini hanya pandanganku saja? 

Lah ini emang blog lu, Fet. 

Oh iya. Lupa. Kelamaan jombs sih. Hueeek. 

3. Percaya diri

Bagaimana jadinya kalo kita udah kenalan dengan teman baru itu, kita udah selalu tersenyum, dan friendly lah istilahnya. Tapi, kita gak pede dengan diri sendiri. Hasilnya, kita punya teman banyak tapi tidak mempunyai teman dekat. Teman yang bisa diajak ngobrol, teman yang bisa diajak ini itu, gak ada. Karena kita gak pede, kita gak membuka diri kita untuk bergaul. 

4. Kata sakti

Selama berteman, kita haruslah saling tolong menolong. Dalam hal ini, aku sering banget ngucapin kata sakti ini, yaitu kata maaf dan terima kasih. Kata ini menurutku harus sering diucapkan. 

Misalnya kita minta tolong, kata maaf ini harus banget diucapkan lalu setelah itu barulah ngucapin terima kasih. Begitulah. 

Itu aja, sih yang biasanya aku lakuin ketika bertemu teman baru atau untuk mencari teman baru juga. Ayooo banyakin teman yak, biar kita punya jaringan yang luas, dapet pengalaman juga☺

Terimakasih 

Advertisements

Author:

Assalamu'alaikum. Aku Fetti Lestari. Suka menulis tapi belum pandai menulis dan bercita-cita menjadi penulis, sekaligus traveller yang mempunyai CEO Muslim Wedding Organizer dan bisa menjadi public speaker. Salam Komorebi, Salam Lestari.

18 thoughts on “#BC58 : BERTEMU TEMAN BARU

  1. Senyum adekk. Pasti cantik banget loh kalo senyum hihi. Ky nya harus ketemu kakak dulu nih baru senyum lebar hihihi
    Kakak setuju dengan poin yang adk jelasin. Bisa jadi karena sering senyum orang-orang pada seneng kenalan dengan kita. good job dek 🙂

    Liked by 1 person

      1. heheehe gapapa kok. Wajar itu mah. Yang penting kita juga seneng kenal dengan mereka. Kalo udah seneng di awal insha allah kedepannya menyenangkan kok. Semangat yaa adek cantik 🙂

        Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s