Posted in Self Reminder

Untukmu Yang Selalu Mengusik Pikiranku

Mungkin tlah banyak cerita yang aku lalui dengannya. Berawal dari sebuah perlombaan, obrolan-obrolan ringan, saling memberi pendapat, saling menceritakan masa depan. Dan, saat itu adalah saat aku merasa kita hanya sebatas teman benar-benar teman. 

Namun, sekarang. Saat kita sudah terpisah jauh. Ketika dirinya menceritakan hanya padaku, mungkin, aku merasa spesial. Aku merasa menjadi orang yang paling beruntung karena menjadi tempat penumpahan keluh kesahnya. Aku tahu semuanya tentangmu. Aku merasa aneh saat teman-teman dekatnya justru tidak tahu keberadaannya. Di keadaan itulah aku merasa senang. Merasa beruntung. Kalau boleh aku ingin berteriak “Aku orang yang paling beruntung”. 

Tapi sampai saat ini, aku takut. Aku takut aku terlalu berharap kepada makhlukNya. Aku takut. 

Ya Rabb 

Jika dia memang bukan jodohku, jauhkanlah. Jika dia memang jodohku, dekatkanlah. Tapi disaat waktu yang tepat. Jangan sekarang, jika waktunya kurang tepat. 

Bantu aku menjadi seorang muslimah yang taat padaMu dan bantu aku agar aku menjadi Umat Nabi Muhammad. 

Advertisements

Author:

Assalamu'alaikum. Aku Fetti Lestari. Suka menulis tapi belum pandai menulis dan bercita-cita menjadi penulis, sekaligus traveller yang mempunyai CEO Muslim Wedding Organizer dan bisa menjadi public speaker. Salam Komorebi, Salam Lestari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s