Posted in Daily Life

Jogja Berhawa Dingin

Elloha!!! Tanganku ingin bergerak untuk mengetik. Mau chatting-an tapi gak punya temen buat chatting. Ah nasib jomblo berkualitas. Kali ini mau curhat aja dah. 

Udah liat kan ya judulnya? Hehe. Iya pancen jogja emang dingin. Ekspektasiku sebelum ke jogja adalah “Duh harus siap dengan cuaca yang panas, bikin gerah, yang berbeda sekali dengan udara tasik”. Realitanya sama aja kek di tasik. Sekarang aja, jam 14.10, hawanya dingin, tapi di luar panas banget. Mbuh aku gak ngerti re. Apalagi kalau malam hari, brrrr dinginnya pooool. Dini hari juga. Airnya membuat mata yang ngantuk kembali segar bugar. Hehe

Karena aku suka dingin, aku menyukai semua ini. Aku suka Jogja. Oh iya, aku biasanya menghafal di lorong dekat jemuran yang menghadap langsung pemandangan luar. Pemandangannya gak terlalu indah juga, sih. Tapi udaranya bikin adem. Setiap pukul 10.00 atau 11.00 aku pasti ada disana. Walaupun sudah masuk waktu siang, mataharinya masih teduh, anginnya sepoi-sepoi kaya di pantai. Membuat lembaran-lembaran Qur’an terbuka dengan sendirinya. 

Pokoknya disini tempat terenak buat ngapain aja. Karna aku juga suka menyendiri, ini tempat pas banget buat aku ngelakuin hal apa aja. Termasuk nulis blog ini. 

Advertisements

Author:

Assalamu'alaikum. Aku Fetti Lestari. Suka menulis tapi belum pandai menulis dan bercita-cita menjadi penulis, sekaligus traveller yang mempunyai CEO Muslim Wedding Organizer dan bisa menjadi public speaker. Salam Komorebi, Salam Lestari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s