Posted in Puisi

Bayangmu

Bolehkah aku merindu terhadap bayangmu yang menghantui malamku

Bolehkah aku menyebutkan namamu dalam setiap do’aku

Bolehkah aku menyayangi mu dan berharap kaulah pendampingku

Kini kau hadir di setiap sela-sela waktuku

Berusaha mengusikku

Ingin sekali aku menepisnya

Tapi kau terlalu memaksakan untuk masuk pikiranku

Aku pun tak sanggup mencegahnya

Bayangmu

Selalu menyapa pagi hariku

Secercah senyuman yang selalu kau tunjukkan

Membuatku berhasil untuk terjatuh dalam pesonamu

Apakah kau akan bertanggung jawab atas semua ini

Apakah kau tahu tentang semua ini

Kurasa tidak

Aku tak bisa menebak jika kau merasakan semuanya 

Kamu terlalu sibuk dengan duniamu

Atau mungkin kamu sama halnya denganku

Tapi bayangnya adalah bukan aku

Apakah sepedih ini romansa cinta yang selalu aku rasakan

Tak apa

Romansaku selalu menjadi lebih dekat pada Rabb-ku

Aku terlalu berharap pada Rabb agar menyampaikan semuanya padamu

Kau mendengarnya? 

Aku selalu menghabiskan waktuku dalam sujudku

Karna untaian do’a untukmu

Yang tersusun baik dalam bait-bait kerinduan

Layaknya anak yang menunggu kepulangan seorang ibunya

Rinduku padamu selalu ku sampaikan saat malam kelam

Selamat tinggal malam ku tetap temani kelam

Sebait kata yang mebuatku ingin menemani kelammu

Akankah ada ruang untukku

Bayangmu

Advertisements

Author:

Assalamu'alaikum. Aku Fetti Lestari. Suka menulis tapi belum pandai menulis dan bercita-cita menjadi penulis, sekaligus traveller yang mempunyai CEO Muslim Wedding Organizer dan bisa menjadi public speaker. Salam Komorebi, Salam Lestari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s